Real Madrid vs Liverpool, Pengalaman Bukan Segalanya Kata Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan tidak terlalu mengkhawatirkan dengan adanya sebuah fakta jika pengalaman timnya kalah dengan Real Madrid. Raksasa asal Spanyol itu akan mereka hadapi di ajang Final Liga Champions musim 2017-2018. Menurutnya sang pelatih, pengalaman yang dimiliki Los Blancos bukanlah satu-satunya hal terpenting untuk bisa meraih kemenangan di laga besar.

Klopp sendiri pun menegaskan agar bisa meraih menang dalam pertandingan besar, sebuah tim harus memiliki tekad yang kuat. Dimana akan adanya sikap dan kerja keras untuk dapat menghasilkan lebih baik. Oleh karena itu, dia memberikan penilaian Liverpool yang memiliki kans besar untuk bisa mengalahkan Real Madrid dalam perebutan gelar Liga Champions.

“Real Madrid memiliki banyak pengalaman di ajang ini. Meski pengalaman bisa dibilang penting, namun bukanlah satu-satunya hal yang terpenting,” katanya. “Anda tentunya bisa menyamakan pengalaman dengan keinginan, sikap dan kerja keras, karena itulah mengapa saya senang dengan sepak bola.”

Sang pelatih juga menyebutkan jika timnya akan tampil dengan penuh keberanian, saat bertanding di laga puncak Liga Champions nanti. Sehingga dia memberikan penilaian jika para pemain butuh keberanian seperti mengalahkan Manchester City atau saat menghadapi AS Roma di babak sebelumnya. Dengan itulah, timnya bisa mengangkat gelar bergengsi Eropa tersebut.

“Kami akan melakukannya dengan positif dan menunjukkan kepada mereka, kenapa kami akan tampil dengan keberanian. Apabila Anda pikir bahwa untuk bermain dengan rasa berani saat menghadapi Manhcester City dan AS Roma tidak akan mudah. Akan tetapi, kami mampu melakukannya dengan baik,” ucapnya kepada media.

Klopp sendiri juga mengatakan jika hampir semua pemainnya siap untuk menjalani pertandingan besar ini. Meski tidak akan diperkuat oleh Oxlader chamberlain, Joe Gomez dan Joel Matip yang tidak akan dimainkan karena mengalami cedera. Selain itu juga, James Milner dan Emre Can yang sebelumnya diragukan bermain sudah bergabung kembali dengan tim.

Liverpool akan berupaya untuk menghentikan langkah Real Madrid agar mereka tidak bisa memenangkan gelar Liga Champions ketiga. Pertandingan puncak ajang bergengsi tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2018 pada jam 01.45 WIB. Apalagi jika dilihat dari komposisi klub asal Inggris itu cukup mumpuni dan diyakini bisa memberikan tekanan kepada kubu Madrid. Hal ini, diperkuat dengan adanya Salah yang merupakan pemain timnas Mesir. Dirinya mengaku siap untuk memberikan kejutan pada Liga Champions nanti dan piala dunia 2018 yang akan di selenggarakan di Rusia nanti.

Keyakinan Liverpool, Mampu Mengalahkan Real Madrid di Liga Champions

Banyaknya kalangan yang menilai jika Liverpool masih kalah jauh terkait pengalaman Liga Champions dari Real Madrid. Tetapi, selama The Reds masih bisa menunjukkan permainan di level tervaik mereka, kesempatan untuk meraih gelar juara bergengsi tersebut pun semakin terbuka lebar. Untuk itu, Jurgen Klopp akan membuat skuat terhebatnya untuk bisa menaklikan Los Blancos.

Kedua tim yang beremu di laga puncak Liga Champions 2017-2018, yang berlangsung di NSC Olimpiyskiy Stadium. Dimana pasukan Klopp yang kini berstatus sebagai underdog mengingat lawan mereka adalah juara bertahan selama dua musim terakhir.

Jika berbicara mengenai pengalaman, Madrid jauh lebih unggul dibandingkan dengan Liverpool. Ini merupakan sebuah Prediksi Final Liga Champions yang sulit untuk di tebak, karena masing-masing tim ingin meraih gelar tersebut di musim ini. Tidak hanya itu saja, jika salah satu dari mereka mampu memenangkannya sekaligus membuktikan tim terkuat yang akan disandangnya.

Los Blancos sendiri yang bakal menjalani final keempatnya di ajang Liga Champions selama lima musim terakhir. Yang mana di antaranya tiga final sebelumnya mereka berhasil meraih kemenangan. Sedangkan The Reds, baru pertama kali kembali setelah 10 tahun lamanya berada di final. Saat itu, Liverpool menginjak final turnamen di musim 2006-2007 silam, ketika menelan kekalahan 1-2 melawan AC Milan.