Layak-kah Anda Dapat Beasiswa? Temukan Jawabannya Disini!

Sudahkah anda layak mendapatkan beasiswa?

Salah satu syarat untuk mendapatkan program beasiswa ke luar negeri adalah dengan Letter of Admission dari pihak penyelenggara beasiswa. Ini merupakan hal yang bisa dibilang cukup sepele. Meskipun sepele, ternyata banyak calon pelamar yang tersandung pada fase ini. Mengapa demikian? Tentu saja karena pihak penyelenggara tidak begitu ‘tertarik’ dengan anda.

Cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri
Cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri

Lantas apakah perlu memiliki penampilan menarik untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri? Well, bukan seperti itu juga maksudnya. Menarik disini lebih kepada bagaimana kita menunjukan atau lebih tepatnya menjual kemampuan dalam diri kita. Hal ini sangat penting untuk dikeahui oleh pihak penyelenggara beasiswa. Sebab mereka berkewajiban untuk memberikan beasiswa tersebut kepada orang yang benar-benar dianggap tepat.

Mengapa harus sampai seperti itu? Bukankah motif setiap orang dalam mengajukan beasiswa adalah untuk bisa menempuh studi ke tingkat yang lebih tinggi? Tentu saja itu merupakan alasan setiap orang yang mengikuti program beasiswa. Namun bisakah anda bayangan jika anda merupakan pihak penyelenggara beasiswa. Dan anda harus menyaring ribuan kandidat, tentu anda ingin memberikan kepada yang paling menarik bukan?

Jangan Pernah Gunakan Alasan Ini Untuk Mengajukan Beasiswa!

Mari kita berandai-andai, bayangkan jika anda merupakan seorang sarjana S1. Anda lulus dari sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama. Dan anda juga berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5 atau bahkan cumlaude. Tentu ada sedikit keinginan untuk bisa merasakan melanjutkan studi S2 anda dengan mengajukan program beasiswa bukan?

Bukan hanya sekedar kuliah S2 biasa, bahkan dengan prestasi anda yang cukup memuaskan tersebut, tentu ada keinginan untuk mencoba kuliah di luar negeri. Namun seperti yang kita ketahui, biaya untuk meneruskan studi di luar negeri tidak lah murah. Maka dari itu banyak disediakan program beasiswa untuk mereka yang berkeinginan melanjutkan studi mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Sudahkah anda layak mendapatkan beasiswa?
Sudahkah anda layak mendapatkan beasiswa?

Namun hal tersebut tidaklah mudah, anda harus bersaing dengan puluhan, ratusan bahkan ribuan kandidat lainnya. Seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit, seperti itulah kondisi yang tepat untuk menggambarkan situasi ini. Maka dari itu, anda memerlukan sesuatu untuk bisa meyakinkan pihak penyelenggara beasiswa untuk memilih anda sebagai penerima beasiswa tersebut.

Biasanya dalam memberikan Letter of Admission selalu ada pertanyaan “Mengapa anda layak untuk menerima Beasiswa ini?”. Setelah melihat pertanyaan tersebut, rata-rata akan menjawab “Karena saya ingin memperdalam ilmu bla bla bla,”. Atau mungkin “Saya ingin mencari pengalaman menimba ilmu secara internasional dan sebagainya,”. Well, alasan tersebut adalah HARAM untuk disebutkan.

Bagaimana Menjelaskan Alasan Yang Tepat?

Sama seperti ketika anda melamar seorang gadis di hadapan orang tuanya. Anda tentu tidak akan menyebutkan alasan “Saya ingin membina keluarga sakinah, mawardah warahmah,” bukan? Tentu saja tidak, sebab alasan tersebut terlalu klise atau bahkan bisa dibilang basi. Calon mertua anda tentu akan lebih memilih calon pasangan bagi anaknya yang memiliki pekerjaan jelas, kepribadian yang baik dan sebagainya.

Beasiswa kuliah di Luar Negeri
Beasiswa kuliah di Luar Negeri

Begitu pula dengan melamar beasiswa. Kita pun harus meyakinkan pihak penyelenggara beasiswa tentang mengapa kita layak. Beritahukan tentang apa yang kita punya sehingga beasiswa tersebut bisa bermanfaat jika jatuh ke tangan kita. Misalnya jika anda mempunyai misi yang berhubungan dengan isu lingkungan, teknologi, sains dan sejenisnya, maka sebutkanlah misi anda tersebut.

Sebab bagi pihak penyelenggara, memberikan beasiswa merupakan sebuah investasi bagi mereka. Bagaimana timbal balik yang akan mereka terima dengan memberikan kesempatan bagi para penerima beasiswa. Jika anda jadi pihak penyelenggara beasiswa, tentu anda tidak ingin bukan memberikan beasiswa tersebut kepada orang yang anda anggap tidak akan menguntungkan di kemudian hari?

Salut! Artis Ini Kuliah di Luar Negeri Dengan Beasiswa

Artis Cantik Yang Berhasil Mendapat Beasiswa di Luar Negeri

Kuliah di luar negeri memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itulah meskipun berprestasi banyak yang mengurungkan niat mereka untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Ironisnya, banyak pula dari mereka yang ternyata prestasi akademisnya biasa-biasa saja namun bisa tetap kuliah di luar negeri. Ini tentu tidak lepas dari kondisi ekonomi mereka yang memang kebanyakan berasal dari kalangan menengah ke atas.

Gita Gutawa berhasil menyelesaikan S2 di Inggris
Gita Gutawa berhasil menyelesaikan S2 di Inggris

Contoh mudahnya yaitu dari kalangan artis yang kuliah di luar negeri. Sudah menjadi rahasia umum memang jika sangat mudah bagi artis atau anak dari artis untuk bersekolah di luar negeri. Penghasilan dari panggung dunia hiburan sangat lebih dari cukup untuk bisa menunjang pendidikan mereka di luar negeri. Namun ternyata tidak semua selebritis yang kuliah di luar negeri hanya mengandalkan uang.

Banyak juga artis atau selebritis tanah air yang kuliah di luar negeri memang karena kemampuan mereka sendiri. Mereka berhasi mendapatkan beasiswa karena memang mereka memiliki prestasi akademik yang cukup baik. Jadi tidak selamanya menjadi artis itu berarti mereka tertinggal untuk urusan pendidikan. Simak artikel ini selengkapnya untuk mengetahui artis yang berhasil kuliah di luar negeri dengan beasiswa.

Ini Dia Daftar Artis Yang Dapat Beasiswa Ke Luar Negeri

Kebahagiaan Alyssa Soebandono usai menyelesaikan kuliahnya di luar negeri
Kebahagiaan Alyssa Soebandono usai menyelesaikan kuliahnya di luar negeri
  1. Tasya Kamila
    Artis bernama lengkap Shafa Tasya Kamila ini berhasil mendapatkan beasiswa LPDP untuk menyelesaikan kuliahnya di Columbia University, Amerika pada Agustus 2016. Mantan penyanyi cilik ini sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan S-1 nya di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia jurusan Akuntansi selama 3.5 tahun dengan predikat Cum Laude. Pelantun lagu ‘Libur Telah Tiba’ ini sendiri melanjutkan studi S-2 di Columbia University mengambil jurusan Public Administration.
  2. Acha Septriasa
    Penyanyi OST My Heart ini juga berhasil mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di Lim Kok Wing University, Cyberjaya, Malaysia. Lim Kok Wing University sendiri terkenal sebagai universitas swasta yang berhasil mendapat penghargaan serta akreditasi secara nasional dan internasional.
  3. Gita Gutawa
    Gita Gutawa berhasil meraih beasiswa LPDP di London School of Economics and Political Science, Inggris. Gita berhasil menyelesaikan studinya di jenjang S-1 Birmingham Univeristy, Inggris hanya dalam waktu 3 tahun saja. Hebatnya lagi, putri semata wayang komposer legendaris Erwin Gutawa tersebut juga berhasil menyelesaikan studi jenjang S-2 hanya dalam waktu setahun!
  4. Alyssa Soebandono
    Aktris yang akrab disapa Icha ini juga termasuk dalam daftar artis yang sukses kuliah di luar negeri dengan beasiswa. Icha mengambil kuliah S1 di Monash University, Australia dengan jurusan Communication Art. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan S2 di Sussex University, Brighton, UK selama 6 bulan dan berhasil lulus dengan predikat Best of the Best student pada 2013 lalu
  5. Isyana Sarasvati
    Lulus SMA, Isyana melanjutkan pendidikannya di Nanyang Academy of Fine Arts Singapura (NAFA). Bukan sekedar melanjutkan, penyanyi cantik ini dikabarkan berhasil kuliah di sana dengan jalur beasiswa. Lulus dari NAFA, Isyana lagi-lagi mendapat beasiswa S-1 di Royal College of Music jurusan Performancedan berhasil lulus dengan predikat Cum Laude serta penghargaan sebagai Best Scholarship Graduate.
  6. Cinta Laura
    Meninggalkan tanah air, Cinta menyelesaikan kuliah S1 nya di Universitas Columbia, New York jurusan Psikologi dan Sastra Jerman. Artis yang terkenal dengan jargon ‘becek, gaak ada ojek’ ini berhasil meraih nilai cumlaude dan hanya ditempuh selama tiga tahun. Selain itu, Cinta juga kembali berhasil mendapat beasiswa di Marshal & Rhodes Scholarship di Oxford University dan Gates Cambridge Scholarship di Cambridge University.

Kabar Gembira Bagi Kalian Yang Ingin Kuliah di Luar Negeri!

Mengapa kita harus kuliah di luar negeri

Mendapatkan pendidikan setinggi langit merupkan mimpi setiap orang. Akan tetapi tingginya biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan pendidikan membuat tidak semua bisa merasakannya. Faktanya, untuk bisa merasakan bangku pendidikan hingg ke tingkat yang tertinggi membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebut saja biaya untuk SPP, buku pelajaran, peralatan tulis, seragam dan banyak lagi biaya lainnya yang dibutuhkan.

Kuliah di luar negeri dengan beasiswa
Kuliah di luar negeri dengan beasiswa

Karena faktor tersebut, maka kini mulai banyak yang mengincar beasiswa untuk bisa melanjutkan kuliah. Apalagi beasiswa di luar negeri yang akhir-akhir ini semakin diminati oleh para pelajar. Cukup banyak pihak yang menyediakan beasiswa untuk kuliah di luar negeri ini, baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah. Namun tentu saja, tidak semua orang bisa dengan mudah mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.

Untuk bisa mendapatkan beasiswan belajar di perguruan tinggi luar negeri, tidak hanya dibutuhkan prestasi akademis yang bagus saja. Jika kita ingin mencoba mengambil beasiswa ke luar negeri, maka kita juga harus bisa memenuhi persyaratan administrasi yang bisa dibilang cukup kompleks. Seperti misalnya mengikuti tes TOEFL yang merupakan syarat mutlak bagi kita yang ingin kuliah di luar negeri.

Setuju Gak? Ini Alasan Kenapa Harus Kuliah di Luar Negeri

Terlepas dari perbedaan pendapat tentang penting atau tidaknya kuliah, pendidikan masih menjadi hal yang paling menjadi prioritas. Apalagi di Indonesia, dimana kelas seseorang sangat ditentukan lewat apakah orang tersebut memiliki pendidikan yang tinggi atau tidak. Jadi, saya rasa kita semua setuju jika bagi masyarakat Indonesia kuliah adalah hal yang sangat penting.

Mengapa kita harus kuliah di luar negeri
Mengapa kita harus kuliah di luar negeri

Namun untuk bisa benar-benar menemukan tempat kuliah yang berkualitas bisa dibilang cukup sulit. Sehingga tidak jarang bagi mereka yang gagal masuk universitas negeri di tanah air, banyak yang memilih untuk kuliah di luar negeri. Banyak yang berpikir bahwa dengan kuliah di luar negeri, maka masa depan akan terjamin, benarkah demikian? Ternyata tidak juga. Meski begitu benar jika kuliah di luar negeri memiliki banyak manfaat.

Faktanya, lulusan luar negeri lebih dihargai ketika nanti memasuki dunia kerja di Indonesia. Terlepas dari nama besar almamater universitas luar negeri tempat kita belajar, salah satu alasan mengapa mereka lebih dihargai adalah karena pengalaman. Yap, kondisi berbeda yang dijalani di negeri orang membuat mental seseorang lebih terasah. Dan itu berarti otomatis pengalaman pasti lebih banyak dibanding lulusan lokal.

Pengalaman Ini Bisa Kita Dapat Hanya Jika Kuliah di Luar Negeri

Pengalaman, banyak sekali yang menyebutkan jika kuliah di luar negeri biarpun tidak terlalu berprestasi setidaknya kita mendapatkan pengalaman. Akan tetapi pengalaman seperti apakah yang akan kita dapatkan jika kita memutuskan untuk kuliah di luar negeri? Berikut adalah hal-hal yang hanya dirasakan oleh orang-orang yang kuliah di luar negeri:

Pengalaman berkuliah di luar negeri
Pengalaman berkuliah di luar negeri
  • Disiplin
    Dengan disiplin, maka kepribadian seseorang pun menjadi lebih tanggun jawab. Rasa bertanggungjawab terhadap kehidupan mereka sendiri membuat mereka menjadi pribadi yang lebih siap di kemudian hari.
  • Koneksi
    Memiliki koneksi yang luas dari berbagai belahan dunia sudah tentu akan membuat kita sangat terbantu di masa depan.
  • Aplikasi Ilmu
    Di luar negeri sangat mementingkan aplikasi ilmu yang telah dipelajari. Jadi jangan heran jika kita jarang menemukan pegawai bank yang merupakan lulusan Sarjana Teknik di luar negeri sana.
  • Pengalaman Traveling
    Mengisi liburan dengan traveling mengelilingi negara tempat kita menuntut ilmu tentu akan lebih murah ketimbang kita pulang ke tanah air. Selain menghemat uang, wawasan kita juga bertambah luas dengan melakukan traveling.