Info Penting Buat Kamu Yang Mau Kuliah di Luar Negeri!

Persyaratan untuk kuliah di luar negeri

Memiliki kesempatan berkuliah di luar negeri memang merupakan mimpi setiap orang. Apalagi saat ini kesempatan untuk bisa sekolah di luar sangat luas. Tidak selalu membutuhkan biaya ekstra besar karena sekarang sudah banyak beasiswa dimana-mana. Dengan ini, otomais semakin banyak pula orang yang berkesempatan untuk bisa meneruskan sekolah di luar negeri.

Kuliah di luar negeri dengan beasiswa
Kuliah di luar negeri dengan beasiswa

Untuk beasiswa itu sendiri, banyak sekali pihak yang menyediakan. Akan tetapi ada satu yang sangat populer, yang merupakan program andalan pemerintah. Adalah LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) yang menyediakan program beasiswa bagi mereka yang ingin meneruskan sekolah. Namun tidak sembarang sekolah bisa mendapat suntikan dana dari program LPDP.

Biaya yang ditanggung oleh LPDP adalah biaya untuk sekolah dengan jenjang pendidikan S2 ke atas. Diantaranya yaitu beasiswa tesis, disertasi, afirmasi, spesialis dan masih banyak lagi. Dan juga tidak sembarang bidang bisa mendapatkan beasiswa LPDP. Bidang yang bisa ditanggung antara lain seperti mesin, pertanian, sains, hukum, keuangan, agama, ekonomi serta sosial budaya.

Mau Ikut Beasiswa LPDP? Ini Persyaratannya!

Setiap program beasiswa tentu memiliki persyaratan sebagai indikator penyaringan. Dan jangan dianggap sepele, terkadang masih banyak yang gagal dalam memenuhi persyaratan administratif meskipun secara kemampuan calon penerima beasiswa tersebut mumpuni. Sehingga sangat penting bagi setiap pengaju beasiswa untuk melengkapi persyaratannya.

Persyaratan untuk kuliah di luar negeri
Persyaratan untuk kuliah di luar negeri

Sebenarnya persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pelamar beasiswa LPDP tidak jauh berbeda dengan program beasiswa lainnya. Hanya saja ada sedikit perbedaan khususnya dalam aspek berbangsa dan bernegara. Seperti misalnya membuat surat pernyataan yang dalamnya menyebutkan “…akan kembali ke Indonesia setelah studi berakhir…” dan “…tidak melakukan aktivitas berentangan dengan ideologi negara..”.

Hal ini sangat wajar, mengingat pemerintah menanggung semua biaya pendidikan mereka. Tentu secara moral mereka pun harus memberikan timbal balik kepada negara. Karena itulah LPDP tidak ingin memberikan beasiswa tersebut kepada orang yang salah. Misalnya saja kepada orang yang anti terhadap pemerintahan. Sebab sangat ironis mengingat program ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Sisanya mungkin seperti persyaratan umum sebagaimana program lainnya. Seperti melengkapi data pribadi, telah menyelesaikan pendidikan dan sebagainya. Selain itu surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian (SKCK) tentu merupakan hal wajib. Dan yang pasti tentu saja secara kemampuan akademis seorang pelamar beasiswa harus memiliki kompetensi yang mumpuni.

Ini Dia Alur Untuk Mendapatkan Beasiswa LPDP!

Prosedur untuk mengajukan beasiswa LPDP

Seperti sebagaimana prosedur untuk pengajuan beasiswa pada umumnya, beasiswa LPDP juga memiliki prosedurnya sendiri. Pertama-tama perlu diketahui bahwa LPDP menyediakan menyediakan dana 200-300 juta rupiah untuk beasiswa magister dalam negeri. Sedangkan untuk program doktor LPDP menyediakan hingga 700-800 juta rupiah. Dan untuk di luar negeri bisa mencapai 1 miliar (magister) dan 2 miliar (doktor).

Dan untuk langkah pertama, para pelamar harus mendaftar secara online. Dan tentu saja, seorang pendaftar harus mengisi dan melengkapi sejumlah persyaratan telah ditetapkan oleh program beasiswa LPDP. Biasanya LPDP akan memprioritaskan kepada para pelamar yang ingin mengambil bidang studi tertentu. Setelah persyaratan telah lengkap, pendaftar akan mengikuti tes seleksi.

Jika berhasil lulus seleksi, para peserta akan melakukan sesi wawancara atau Leaderless Grup Discussion dan On The Spot Essay Writing. Pengumuman kelulusan akan dikirim ke akun pendaftaran online dan email peserta. Setelah itu peserta yang lulus harus mengikuti Program Persiapan Keberangkatan. Setelah menyelesaikan itu semua, peserta pun harus menyertakan surat penerimaan masuk perguruan tinggi tanpa syarat (LoA).