Siapa Sangka, Kuliah S2 di Luar Negeri Ternyata Lebih Murah

Kuiah S2 di Luar Negeri

Masyarakat Indonesia memiliki pola pikir yang jauh lebih simple jika dibandingkan dengan orang negara lain. Kebanyakan dari orang kita khususnya mahasiswa, setelah lulus kuliah S1 ya melamar kerja. Namun hal tersebut berbeda untuk masyarakat luar negeri, khususnya yang tingkat kesadaran pendidikan masyarakatnya tinggi. Bagi mereka, selagi ada kesempatan untuk meneruskan pendidikan maka mereka akan lakukan.

Melanjutkan S2 di luar negeri
Melanjutkan S2 di luar negeri

Sebenarnya mindset masyarakat yang seperti ini tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Sebab tingginya biaya pendidikan pascasarjana di Indonesia membuat para lulusan S1 menjadi berpikir dua kali. Ketimbang mereka mengeluarkan uang untuk kuliah lagi, lebih baik mereka bekerja untuk mengumpulkan uang. Ya, faktor yang satu ini memang sangat sulit untuk kita hindari.

Namun apakah kita pernah berpikir, kenapa bule-bule disana bisa kuliah tinggi bahkan hanya dibiayai dengan kerja magang. Apakah karena penghasilan magang disana memang lebih tinggi? Ternyata tidak juga, semua karena biaya pendidikan di sana memang tergolong murah. Bahkan bisa dibilang jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya S1 di Universitas Negeri di Indonesia. Apakah benar demikian?

Ini Dia Referensi Kuliah S2 Yang Murah di Luar Negeri

Bicara tentang kritik tanpa solusi memang mudah. Seperti yang telah disebutkan di atas tadi, banyak universitas di luar negeri yang membuka program magister dengan harga relatif murah. Namun tidak semua orang mengetahui kampus-kampus luar negeri yang mana saja yang tergolong murah tersebut. Nah, berikut adalah referensi untuk kalian yang sedang berniat melanjutkan kuliah S2 di luar negeri:

Kuiah S2 di Luar Negeri
Kuiah S2 di Luar Negeri
  • Belgia
    Negara tetangga Belanda yang satu ini ternyata terkenal dengan biaya kuliahnya yang murah. Adalah di wilayah Belgia Utara tepatnya di kawasan Flanders. Untuk biayanya sendiri, kuliah di universitas di kawasan Flanders ini cukup murah. Hanya menghabiskan sekitar 600-1500 euro per tahun atau sekitar 8-12 jutaan dalam kurs rupiah.
  • Austria
    Sudah merupakan rahasia umum jika untuk urusan pendidikan, Austria terbilang sangat murah. Bahkan terlalu murah untuk ukuran pendidikan berkualitas sekelas itu. Malah ada salah satu kampus bernama University of Vienna yang biayanya sangat murah. Hanya 380 euro (5 juta) untuk tiap semesternya. Dan itu untuk program S2 loh!
  • Jerman
    Di Jerman, semakin kamu jauh dari pusat kota maka biaya yang diperlukan untuk kuliah juga lebih murah. Tapi bayangkan, jika di kota besar sekelas Bayern saja biaya kuliah di sana hanya 500 euro saja, akan semurah apa jika makin menjauh? Jika di-rupiahkan mungkin hanya menghabiskan sekitar 7 jutaan tiap semesternya.
  • Perancis
    Untuk di negeri menara Eiffel ini, biaya yang diperlukan untuk kuliah bahkan lebih gila lagi. Bayangkan saja, biaya untuk menempuh pendidikan S2 di Perancis hanya menghabiskan sekitar 250-400 euro/3-4juta rupiah tiap semesternya. Bisa seperti ini karena pemerintah Perancis mengeluarkan subsidi hingga 10.000 euro/tahun untuk pendidikan.

Baca Tips Lancar Kuliah S2 di Luar Negeri

Tips untuk lancar kuliah di luar negeri
Tips untuk lancar kuliah di luar negeri

Melanjutkan pendidikan S2 saja sudah memakan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika kuliah S2 tersebut ditempuh di luar negeri. Tentu pengeluaran akan lebih membengkak seperti biaya hidup dan lain-lain. Maka dari itu, sebaiknya sebisa mungkin kamu lulus lebih cepat agar tidak banyak biaya yang keluar. Nah, berikut adalah tips agar kuliah di luar negeri kita lancar dan bisa lulus tepat waktu:

  • Tetapkan target lulus tepat waktu
  • Bulatkan tekad dan jangan ragu
  • Terapkan prinsip 5W+1H
  • Sebisa mungkin ajukan beasiswa
  • Jangan Malas cari informasi
  • Manfaatkan waktu sebaik-baiknya